Transformasi digital pendidikan menuntut kesiapan guru dalam mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (AI) ke dalam pembelajaran. Permasalahan utama di SMP Negeri 2 Karanganyar Demak adalah rendahnya literasi koding dan pemahaman AI guru, serta belum optimalnya pemanfaatan fasilitas TIK dalam mendukung Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini menawarkan solusi melalui pelatihan dan pendampingan partisipatif berbasis workshop, blended learning, serta implementasi pembelajaran berbasis proyek. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: asesmen awal (pretest), peningkatan kapasitas melalui praktik terstruktur, dan pendampingan implementasi di kelas disertai evaluasi (posttest). Sebanyak 29 guru terlibat sebagai peserta utama dan 504 siswa sebagai penerima manfaat tidak langsung. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata kompetensi guru sebesar 38% berdasarkan skor pretest–posttest. Seluruh peserta berhasil menghasilkan proyek koding sederhana, dan 82% guru menyusun modul ajar terintegrasi AI. Implementasi di kelas berdampak pada meningkatnya keterlibatan, kreativitas, dan kolaborasi siswa. Luaran kegiatan berupa modul digital, video tutorial pembelajaran, serta terbentuknya komunitas guru digital sebagai strategi keberlanjutan. Program ini menegaskan bahwa penguatan kapasitas guru merupakan kunci akselerasi transformasi digital sekolah yang adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026