Tingginya penggunaan media digital pada remaja meningkatkan risiko terjadinya cyberbullying, khususnya pada siswa SMP yang memiliki literasi digital rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi literasi digital sebagai upaya pencegahan cyberbullying pada siswa SMP. Penelitian ini memakai desain one-group pretest-posttest pada 20 siswa SMP berusia 14-15 tahun untuk partisipan. Intervensi berupa psikoedukasi “Upaya meningkatkan literasi digital pada remaja” dilaksanakan selama 90 menit melalui pemberian materi, diskusi, dan role play. Pengukuran dilakukan menggunakan kuesioner skala likert sebelum dan sesudah intervensi. Temuan analisis t test menemukan t = -10,308 dengqn p=0,00 (p<0,01). Hal ini memperlihatkan ada perbedaan pengetahuan literasi digital yang sangat signifikan sebelum dan setelah dilakukan psikoedukasi. Mean post-test (Mean=87,75) lebih besar disbanding dengan Mean pre-test (Mean=77,50). Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi literasi digital efektif dalam meningkatkan pemahaman dan sikap etis siswa dalam bermedia digital sebagai langkah preventif terhadap cyberbullying.
Copyrights © 2026