Penelitian ini bertujuan untuk menganalisispembingkaian (framing) berita mengenai program MakanBergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Selatan pada berbagai media online sepanjang tahun 2025. Menggunakan model Robert N. Entman, penelitian ini menguraikan bagaimana media mendefinisikan masalah, mengidentifikasi penyebab, melakukan evaluasi moral, dan merekomendasikan solusi. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontras antara narasi optimisme pemerintah yang berfokus pada kesiapan administratif dengan narasi kritis media independen yang menonjolkan kendala infrastruktur, keterbatasan anggaran, dan insiden kualitas pangan di lapangan. Media lokal cenderung lebih advokatif dalammenyuarakan keluhan masyarakat, sementara media nasionalregional menekankan data teknokratis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media online berperan aktif dalam mengonstruksi realitas MBG sebagai arena kontestasi antara ambisi nasional dan realitas lokal
Copyrights © 2026