Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran penghargaan dan hukuman terhadap disiplin kerja karyawan denganmempertimbangkan motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian dilakukan pada PTPN IV Regional I KebunRantauprapat dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 81 karyawan yang ditentukanmelalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisisdengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) berbantuan perangkat lunak SmartPLS4.1.6. Hasil analisis menunjukkan bahwa hukuman berpengaruh positif dan signifikan secara langsung terhadap disiplinkerja karyawan, sedangkan penghargaan tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan. Meskipun demikian,motivasi kerja berguna sebagai mediator penuh atas hubungan antara penghargaan dan disiplin kerja, serta sebagaimediator parsial atas hubungan antara hukuman dan disiplin kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitaskebijakan penghargaan dan hukuman dalam meningkatkan disiplin kerja akan lebih optimal apabila disertai denganpeningkatan motivasi kerja karyawan. Hasil pada penelitian ini berguna untuk memberikan kontribusi praktis untukmanajemen dalam perumusan kebijakan sumber daya manusia yang berfokus dalam pembentukan disiplin kerja secaraberkelanjutan.
Copyrights © 2026