Inkatama Wancheng Indonesia merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen plastik dengan mengandalkan mesin moulding sebagai sarana produksi utama. Efisiensi operasional pada lini produksi sangat bergantung pada keseimbangan beban kerja yang diterima oleh operator. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja fisik operator mesin moulding dan menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal guna menghindari kondisi beban kerja berlebih (overload) atau kurang (underload). Metode yang digunakan adalah Workload Analysis (WLA) dengan pendekatan indeks Full Time Equivalent (FTE). Data dikumpulkan melalui observasi langsung terhadap aktivitas produktif dan nonproduktif, serta pengukuran waktu siklus kerja menggunakan stopwatch. Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata waktu kerja efektif operator adalah 420 menit perhari dengan mempertimbangkan faktor kelonggaran (allowance). Berdasarkan perhitungan, diperoleh nilai indeks FTE rata-rata operator mesin moulding berkisar antara 1,05 hingga 1,20. Hasil ini menunjukan bahwa beban kerja operator saat ini berada dalam kategori optimal (in-load). Meskipun demikian, fluktuasi beban kerja tetap terjadi akibat adanya waktu tunggu (waiting time) dan kendala teknis mesin secara mendadak. Perusahaan disarankan untuk melakukan monitoring berkala dan optimalisasi waktu tunggu mesin guna menjaga stabilitas produktivitas kerja.
Copyrights © 2026