Tersedak atau choking merupakan situasi darurat yang perlu segera ditangani, penundaan pada penanganan ini dapat berdampak terhadap kematian karena tersedak mengakibatkan penyumbatan yang dapat menghalangi pernafasan di paru-paru. Seseorang diharapkan dapat melakukan pertolongan pertama khususnya pada seseorang yang mengalami tersedak dikarenakan penanganan tersedak merupakan tindakan yang harus segera dilakukan. Tujuan program pengabdian ini untuk memberikan edukasi penanganan kegawatdarutan tersedak pada remaja di Desa Sambirata. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat yaitu dengan edukasi tentang pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak sebelum dan sesudah edukasi. Peserta pengabdian kepada masyarakat sebanyak 30 remaja. Alar ukur yang digunakan untuk evaluasi program pengabdian masyarakat menggunakan kuesioner pengetahuan dan keterampilan penanganan tersedak. Hasil evaluasi tingkat pengetahuan pretest dan posttest pelatihan penanganan kegawatdarutan tersedak di Desa Sambirata diperoleh hasil rata-rata skor pretest 7,3 dengan nilai minimal 5 dan nilai maksimal 9. Hasil post test mengalami peningkatan menjadi rata-rata 8,93 dengan skor minimal 7.
Copyrights © 2026