Masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan mengonsumsi sayuran mentah atau yang dikenal dengan lalapan sebagai pelengkap saat makan. Namun, konsumsi sayuran tanpa pengolahan yang tepat berisiko menyebabkan penyakit infeksi yang sebagian besar diakibatkan oleh parasit soil-transmitted. Parasit soil-transmitted dapat berupa telur atau larva cacing yang menempel pada sayuran sehingga dapat tertelan manusia bila sayuran tidak dicuci dengan bersih atau dimasak dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi parasit soil-transmitted pada lalapan mentah di rumah makan wilayah Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Sampel penelitian diperoleh dari 15 rumah makan menggunakan teknik random sampling. Pemeriksaan parasit dilakukan dengan teknik sedimentasi dan diamati menggunakan mikroskop dengan perbesaran 100× hingga 400×. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan prevalensi. Hasil menunjukan prevalensi kontaminasi parasit soil-transmitted pada lalapan sebesar 46%. Seluruh kontaminasi yang ditemukan berupa larva Soil-Transmitted Helminths (STH). Tingginya angka kontaminasi STH diduga berasal dari pasar tradisional tempat pemilik rumah makan memperoleh sayuran serta dipengaruhi oleh tingkat higienitas masing-masing rumah makan.
Copyrights © 2025