Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan Apotek X melalui pengukuran rasio profitabilitas Net Profit Margin (NPM) dan efisiensi operasional Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) selama periode Januari–Desember 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan bulanan, meliputi pendapatan operasional, laba bersih setelah pajak, serta total biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai NPM Apotek X berada pada kisaran 2,1%–3,2% dengan rata-rata 2,65%, yang mencerminkan margin laba tipis namun konsisten. Sementara itu, nilai BOPO berfluktuasi antara 70%–95%, dengan pencapaian efisiensi terbaik pada Maret (70%) dan relatif stabil di bawah standar 90% pada sebagian besar bulan. Kondisi ini menunjukkan adanya hubungan erat antara efisiensi biaya dan profitabilitas, di mana penurunan BOPO diikuti oleh peningkatan NPM. Secara keseluruhan, Apotek X mampu menjaga stabilitas kinerja keuangan dengan tingkat efisiensi yang cukup baik. Namun demikian, strategi pengendalian biaya yang lebih konsisten serta upaya peningkatan pendapatan perlu dilakukan untuk mendorong profitabilitas yang lebih berkelanjutan di masa mendatang. Secara keseluruhan, Apotek X mampu menjaga stabilitas kinerja keuangan dengan tingkat efisiensi yang cukup baik. Namun demikian, hasil penelitian ini juga menegaskan bahwa profitabilitas sangat dipengaruhi oleh pengendalian biaya. Oleh karena itu, strategi efisiensi biaya yang lebih konsisten serta upaya peningkatan pendapatan perlu dilakukan untuk mendorong profitabilitas yang lebih berkelanjutan di masa mendatang.
Copyrights © 2025