Komposit sandwich adalah material alternatif potensial untuk struktur ringan yang menggabungkan rasio kekuatan terhadap berat yang tinggi dengan karakteristik ramah lingkungan. Hal ini berguna untuk meminimalisir beban massa, contohnya pada bodi kapal. Untuk mengoptimalkan kinerja struktur tersebut, maka diperlukan analisis mengenai pengaruh jenis serat alami terhadap kekuatan mekaniknya. Studi ini dilakukan menggunakan spesimen komposit sandwich dengan variasi skin serat bambu, serat lontar, dan serat kelapa, serta menggunakan core honeycomb plastik dengan metode fabrikasi pressure molding. Seluruh serat melalui proses perlakuan alkali untuk meningkatkan ikatan interfacial antara serat dan matriks resin poliester. Pengujian secara mekanik menggunakan Universal Testing Machine mendapatkan hasil kekuatan tarik tertinggi pada serat bambu sebesar 78,4 MPa, serta dibuktikan melalui uji lentur yang menunjukkan performa puncak pada serat bambu dengan nilai 112,6 MPa. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa penggunaan serat bambu sebagai skin paling optimal dan layak digunakan untuk aplikasi bodi perahu yang membutuhkan kekakuan serta kekuatan tinggi.
Copyrights © 2026