Permasalahan ketersediaan energi listrik dan meningkatnya kebutuhan energi di lingkungan pendidikan mendorong pencarian sumber energi alternatif yang bersih dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai solusi energi penerangan mandiri di Laboratorium Fisika Dasar Universitas Ibn Khaldun Bogor. Metode yang digunakan mencakup analisis kebutuhan energi, potensi radiasi matahari (dengan rata-rata 5 jam Peak Sun Hour per hari di Bogor), dan perhitungan kapasitas serta jumlah modul surya berdasarkan efisiensi sistem sebesar 80%. Berdasarkan konsumsi energi harian sebesar 11.320 Wh, sistem PLTS dirancang menggunakan 10 modul surya berkapasitas 290 Wp, yang dikonfigurasikan dalam 2 array. Sistem juga mencakup inverter hybrid, KWH Exim. Instalasi ini mampu menghasilkan daya sebesar ±2213,25 W dan beroperasi dengan tegangan ±220V DC, yang kemudian diubah menjadi AC melalui inverter berkapasitas 3.000 W. Berdasarka hasil perhitungan performance ratio sebesar 76% maka sistem ini dinyatakan layak dan memiliki nilai edukatif karena berfungsi sebagai laboratorium hidup untuk mendukung pembelajaran energi terbarukan bagi mahasiswa.
Copyrights © 2026