Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas arus kas operasi dalam menjaga stabilitas likuiditas pada PT. Saraswanti Indoland Development Tbk selama periode 2022–2024. Perusahaan yang bergerak di sektor properti dan perhotelan ini memiliki salah satu unit usaha utama yaitu Innside by Melia Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan yang dipublikasikan melalui Bursa Efek Indonesia serta didukung oleh observasi langsung selama kegiatan magang pada divisi Finance & Accounting unit hotel. Analisis dilakukan melalui perhitungan rasio arus kas berbasis kas, yaitu Rasio Arus Kas Operasi terhadap Utang Lancar (AKO), Rasio Cakupan Kas terhadap Bunga (CKB), Rasio Pengeluaran Modal (PM), dan Rasio Kas terhadap Total Hutang (TH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus kas operasi perusahaan mengalami dinamika yang cukup signifikan selama periode penelitian, seiring dengan peningkatan kebutuhan modal kerja dan ekspansi usaha. Pada tahun 2022 arus kas operasi masih berada pada posisi positif, sedangkan pada tahun 2023 dan 2024 terjadi penyesuaian yang berdampak pada penurunan beberapa rasio arus kas. Kondisi tersebut mencerminkan adanya kebutuhan penguatan pengelolaan kas operasional agar selaras dengan pertumbuhan kewajiban dan aktivitas investasi perusahaan. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan bahwa optimalisasi manajemen kas, pengendalian pengeluaran, serta perencanaan arus kas yang lebih terintegrasi menjadi aspek penting dalam mendukung stabilitas likuiditas dan keberlanjutan operasional perusahaan di masa mendatang.
Copyrights © 2026