Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena Fear of Missing Out (FOMO) dalam komunitas lari Step Outside Society (SOS) di Karawang serta peran strategi brand community dalam membangun customer engagement anggota. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap anggota baru, menengah, lama, pengurus komunitas, serta pakar olahraga lari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FOMO muncul dalam bentuk perasaan kehilangan, kecemasan tertinggal, dan dorongan kuat untuk hadir dalam kegiatan komunitas, yang dipicu oleh rutinitas aktivitas, interaksi sosial, serta paparan media sosial komunitas. Strategi brand community yang diterapkan melalui kegiatan rutin, tradisi komunitas, simbol, dan atribut berhasil memperkuat identitas kolektif serta kebersamaan anggota. Kondisi tersebut berkontribusi pada peningkatan customer engagement yang tercermin melalui partisipasi aktif, keterikatan emosional, rasa bangga, dan loyalitas anggota. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian FOMO, brand community, dan customer engagement pada konteks komunitas olahraga luring.
Copyrights © 2026