Buah jambu biji merah (Psidium guajava) mengandung sejumlah zat bioaktif yaitu vitamin C, likopen, dan flavonoid, yang berpotensi sebagai antioksidan dan diyakini dapat mendukung jumlah trombosit darah. Dengan digunakannya metode Ferric Reducing Antioxidant Power (FRAP) dan uji in vivo, penelitian ini bertujuan untuk menentukan aktivitas antioksidan EABJ (Ekstrak Air Buah Jambu Biji Merah) secara in vitro dan dampaknya terhadap jumlah trombosit pada tikus Wistar jantan yang telah terpapar karbon tetraklorida (CCl₄). Metode penelitian dilaksanakan dengan membandingkan absorbansi sampel ekstrak dengan konsentrasi 10.000 ppm terhadap kurva standar trolox untuk mengetahui TEAC, sementara pengujian jumlah trombosit dilakukan dengan Hematology Analyzer dengan indeks trombosit/platelet yaitu PLT, PCT, PDW, MPV, P-LCC, dan P-LCR. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas antioksidan EABJ adalah 92,757 g TR/g ekstrak, sementara nilai PLT dan PCT tertinggi diperoleh setelah pemberian dosis 50 mg/kgBB. Di sisi lain, dosis yang lebih tinggi (150–250 mg/kgBB) cenderung menunjukkan penurunan jumlah trombosit alih-alih meningkatkannya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa EABJ berpotensi sebagai antioksidan dan mampu meningkatkan jumlah trombosit pada kondisi stres oksidatif pada dosis 50 mg/kgBB.
Copyrights © 2026