Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antidiabetes melalui penghambatan enzim α-glukosidase serta aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol 96% daun tapak liman (Elephantopus scaber L.) secara in vitro. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratorium, di mana ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Aktivitas antidiabetes diuji menggunakan metode penghambatan enzim α-glukosidase dengan akarbosa sebagai kontrol positif, sedangkan aktivitas antioksidan ditentukan menggunakan metode DPPH. Parameter yang digunakan pada kedua pengujian adalah nilai IC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun tapak liman menghasilkan rendemen sebesar 16,267% b/b serta mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid, alkaloid, saponin, fenolik, dan tanin. Aktivitas antioksidan menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 96,3089 µg/mL yang tergolong aktivitas sedang, sedangkan aktivitas penghambatan enzim α-glukosidase menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 212,7 ppm yang lebih kuat dibandingkan akarbosa (275,0 ppm). Nilai IC₅₀ yang lebih kecil menunjukkan kemampuan inhibisi enzim yang lebih tinggi sehingga mengindikasikan potensi ekstrak dalam menurunkan kadar glukosa darah. Berdasarkan hasil tersebut, ekstrak etanol 96% daun tapak liman memiliki aktivitas antioksidan dan antidiabetes secara in vitro serta berpotensi untuk dikembangkan sebagai kandidat agen antidiabetes berbasis bahan alam.
Copyrights © 2026