Industri game digital, khususnya pada platform mobile, mengalami pertumbuhan pesat yang meningkatkan kebutuhan terhadap layanan top up voucher yang cepat, aman, dan transparan. Namun, berbagai permasalahan seperti keterlambatan transaksi, lemahnya keamanan akun, serta minimnya riwayat pembelian masih sering terjadi pada layanan yang ada. Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi startup voucher game berbasis arsitektur modular dengan mengintegrasikan metodologi Agile Scrum dan Business Model Canvas. Aplikasi dibangun menggunakan React Native (Expo) sebagai frontend, NestJS sebagai backend, dan PostgreSQL sebagai basis data. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap 15 pengguna aktif, serta studi pustaka. Proses pengembangan dilakukan secara iteratif melalui beberapa sprint dan diuji menggunakan black-box testing serta uji kepuasan berbasis skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Subpl.y mampu menghadirkan dashboard transaksi real-time, sistem checkout yang efisien, serta autentikasi berbasis hashed password untuk meningkatkan keamanan. Tingkat kepuasan pengguna mencapai 87%, dengan aspek kemudahan penggunaan dan kecepatan transaksi sebagai indikator tertinggi. Integrasi Agile Scrum dan Business Model Canvas terbukti mendukung pengembangan sistem yang tidak hanya fungsional secara teknis, tetapi juga memiliki model bisnis yang terstruktur dan berkelanjutan dalam konteks startup digital.
Copyrights © 2026