Krisis nilai religius dan moral di kalangan remaja menjadi tantangan penting dalam pendidikan karakter di sekolah. Karya sastra memiliki potensi strategis untuk menghadirkan nilai-nilai tersebut secara kontekstual dan reflektif. Penelitian ini menelaah representasi nilai religius dan moral dalam novel Imama Al-Hafidzh karya Tri Lyagustina sekaligus mengkaji relevansinya sebagai sumber pembelajaran sastra di SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data baca-catat terhadap kutipan teks yang merepresentasikan nilai-nilai kehidupan. Analisis data dilakukan melalui analisis isi dengan tahapan reduksi, kategorisasi, dan interpretasi makna nilai dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel ini memuat struktur nilai religius yang kuat, mencakup dimensi keimanan (tauhid), norma kehidupan, dan akhlak yang diwujudkan melalui praktik ibadah, kesadaran spiritual, serta pengendalian diri dalam kehidupan sosial. Selain itu, ditemukan pula nilai moral yang terefleksi melalui hubungan antartokoh, seperti kepedulian sosial, tolong-menolong, hidup rukun, sikap pemaaf, komitmen menepati janji, dan penghargaan terhadap orang lain. Temuan ini menegaskan bahwa novel Imama Al-Hafidzh tidak hanya berfungsi sebagai karya estetik, tetapi juga sebagai medium pedagogis yang potensial dalam pembelajaran sastra berbasis nilai pada jenjang SMA.
Copyrights © 2026