Riset ini dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kelangsungan hidup Survival Rate dan persentasi tumbuh tanaman kehutanan dan MPTS. Penelitian ini dilaksanakan di areal penanaman tanaman kehutanan dan MPTS pada Blok IV areal penanaman Rehabilitasi Hutan Lindung Daerah Aliran Sungai Waromge Kabupaten Maybrat. Pelaksanaan penelitian selama ± 1 bulan yakni dari bulan Oktober sampai November 2022. Metode penelitian menggunakan metode Systematic Sampling With Transect yang dilakukan melalui penarikan contoh secara line plot system. Hasil riset terlihat bahwa tingkat kelangsungan Hidup (Survival Rate/SR) Tanaman Kehutananan dan MPTS dari 750 tanaman, yang hidup sebanyak 561 tanaman, dengan tingkat kelangsungan Hidup (Survival Rate/SR) sebesar 74,8 % (> 70 %) sehingga dikatakan sangat baik. Persentase tumbuh tanaman per petak bervariasi dengan persen tumbuh tanaman terendah yakni hanya sebanyak 16 tanaman (53,33 %). Sedangkan persen tumbuh tanaman tertinggi sebanyak 29 tanaman (96,67 %) yakni pada petak 5 jalur 5 dengan persentasi tumbuh Matoa (87,01 %), Gaharu (81,13 %) dan Marbau (72,81) merupakan jenis-jenis dengan persen tumbuh tanaman yang baik yakni > 70 %.
Copyrights © 2026