Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menilai pengaruh sistem pengendalian internal terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah. Objek penelitian mencakup seluruh pemerintah daerah yang berada di wilayah Pulau Sumatera pada periode 2023. Prosedur pengambilan sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 116 Pemda. Data penelitian bersumber dari website Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia. Pengujian dilakukan dengan menggunakan analisis regresi sederhana, dimana kualitas laporan keuangan diukur dengan hasil opini auditor. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa sistem pengendalian internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat membantu mengurangi risiko kesalahan, meningkatkan keandalan data keuangan, dan memastikan bahwa laporan keuangan disusun sesuai dengan standar prinsip akuntansi yang berlaku. Dengan demikian, hal ini dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Keterbatasan pada penelitian ini adalah nilai Adjusted R Square yang masih rendah yaitu sebesar 0,006. Ini berarti bahwa hanya 6% variasi dalam kualitas laporan keuangan dapat dijelaskan oleh variabel independen. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk memasukkan variabel tambahan, seperti ukuran pemerintah daerah, leverage, kompetensi sumber daya manusia, dan tingkat kepatuhan. Variabel tersebut dapat membantu mengurangi risiko kesalahan, meningkatkan keakuratan data keuangan, serta memastikan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku, sehingga dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah secara keseluruhan.
Copyrights © 2025