Orientasi budaya dan kepribadian merupakan faktor individu yang dapat menjelaskan perilaku Organizational Citizenship Behavior di tempat kerja. Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan OCB berdasarkan peran faktor orientasi budaya kolektivisme-individualisme dan light triad personality. Penelitian ini melibatkan 210 partisipan berdasarkan teknik convenience sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik regresi linear berganda menggunakan software IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi budaya kolektivisme dan individualisme berpengaruh signifikan terhadap OCB (R2 = 0,366; F (2, 207) = 59,641; p <0,01), terutama kolektivisme. Light triad personality juga ditemukan berpengaruh signifikan terhadap OCB (R2 = 0,368; F (3, 206) = 39,997; p-value <0,01), terutama dimensi humanism. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa orientasi budaya kolektivisme-individualisme dan light triad personality secara simultan berpengaruh signifikan terhadap OCB (R2 = 0,446; F (3, 206) = 55,370; p-value <0,01). Secara teoritis, penelitian ini memperkuat peran faktor karakteristik individual terutama orientasi budaya dan kepribadian pada perilaku kerja. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan instansi/perusahaan untuk membangun iklim organisasi yang fleksibel agar karyawan dapat merasakan keterikatan dalam organisasi karyawan.
Copyrights © 2026