Utilizing the school environment as a learning resource is one of the strategic approaches in early childhood education to instill environmental awareness from an early age. However, the success of implementing this approach is greatly influenced by the role of the school principal's leadership, teacher empowerment, and partnerships with various parties. This study aims to describe the strategies of the school principal in managing the utilization of an eco-school-based environment at TK Terpadu Omah Kepompong Banjarbaru. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. The research focuses on the principal's leadership strategies, teacher empowerment strategies, and partnership strategies in utilizing the school environment. The results of the study show that the principal plays a central role in building an environmental vision, organizing task distribution systematically, and provide a role model for environmentally friendly behavior. Teachers are empowered through training, mentoring, and support for environmentally-based learning innovations, so that the school environment is optimally utilized as a contextual learning space for children. In addition, schools build active and sustainable partnerships with parents, the community, and external parties to support the consistency of the eco-school program. These findings confirm that the management of environment-based utilization through eco schools can be effective if supported by visionary leadership, empowered teachers, and participatory partnerships. ABSTRAK Pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar merupakan salah satu pendekatan strategis dalam pendidikan anak usia dini untuk menanamkan karakter peduli lingkungan sejak dini. Namun, keberhasilan implementasi pendekatan tersebut sangat dipengaruhi oleh peran kepemimpinan kepala sekolah, pemberdayaan guru, serta kemitraan dengan berbagai pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam manajemen pemanfaatan lingkungan berbasis eco school di TK Terpadu Omah Kepompong Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Fokus penelitian meliputi strategi kepemimpinan kepala sekolah, strategi pemberdayaan guru, dan strategi kemitraan dalam pemanfaatan lingkungan sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam membangun visi lingkungan, mengatur pembagian tugas secara sistematis, serta memberikan keteladanan perilaku ramah lingkungan. Guru diberdayakan melalui pelatihan, pendampingan, dan dukungan inovasi pembelajaran berbasis lingkungan, sehingga lingkungan sekolah dimanfaatkan secara optimal sebagai ruang belajar kontekstual bagi anak. Selain itu, sekolah membangun kemitraan yang aktif dan berkelanjutan dengan orang tua, masyarakat, dan pihak eksternal untuk mendukung konsistensi program eco school. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen pemanfaatan lingkungan berbasis eco school dapat berjalan efektif apabila didukung oleh kepemimpinan yang visioner, guru yang berdaya, serta kemitraan yang partisipatif.
Copyrights © 2026