Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin dalam ransum terhadap jumlah leukosit dan diferensiasi leukosit pada ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan di kandang percobaan Ciparanje, Kabupaten Sumedang. Pengujian sampel leukosit ayam broiler dilakukan di Laboratorium Komersil Multitest, Margahayu, Bandung Barat, Jawa Barat. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan pengaruh perlakuan menggunakan uji sidik ragam (ANOVA) dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan. Objek penelitian ini terdiri dari 80 ekor ayam broiler strain cobb yang dipelihara mulai dari hari 0 – 35 hari yang dibagi ke dalam 5 perlakuan dan masing-masing perlakuan memiliki 4 ulangan yaitu, P0 = ransum basal tanpa mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin fermentasi, P1 = Ransum basal + 0,5% mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin fermentasi, P2 = Ransum basal + 1% mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin fermentasi, P3 = Ransum basal + 1,5% mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin fermentasi, dan P4 = Ransum basal + 2% mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin fermentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin fermentasi berbeda nyata (P<0,05) terhadap jumlah leukosit dan diferensiasi leukosit ayam broiler. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan 0,5% mikrokapsul ekstrak limbah ikan patin fermentasi mampu meningkatkan kadar heterofil dalam kisaran normal dan mempertahankan nilai limfosit dalam kisaran normal. Kata kunci: ayam broiler, heterofil, leukosit, limbah ikan patin, limfosit
Copyrights © 2026