Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kelayakan dan keuntungan usaha peternakan ayam pedaging pada Sri Lestari Farm di Desa Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan dalam penentuan sampel adalah studi kasus dengan pendekatan analisis finansial yang meliputi perhitungan biaya produksi, penerimaan, pendapatan, serta kelayakan usaha berdasarkan R/C Ratio, B/C Ratio, dan payback period. Hasil penelitian menunjukkan pendapatan rata-rata per periode pemeliharaan mencapai Rp 13.952.750 dengan nilai R/C Ratio 1,16 yang berarti setiap Rp 1,00 yang dikeluarkan peternak mampu menghasilkan penerimaan sebesar Rp 1,16 sehingga menunjukkan penggunaan biaya produksi yang efisien. Nilai B/C Ratio 0,16 memberikan indikasi bahwa peternak memperoleh margin keuntungan bersih sebesar 16% dari total yang dikeluarkan, sehingga usaha ini layak untuk terus dipertahankan dan dikembangkan secara mandiri. Payback period sebesar 0,66 tahun (±8 bulan) mengindikasikan bahwa modal dapat kembali dalam waktu relatif singkat meskipun usaha menghadapi fluktuasi harga pakan dan risiko mortalitas awal. Temuan ini menegaskan bahwa usaha broiler mandiri tetap memiliki prospek yang menguntungkan apabila dikelola dengan efisiensi biaya, terutama pada komponen pakan yang menyumbang sekitar 70% dari total produksi, dan memperketat manajemen pemeliharaan fase brooding untuk menekan angka kematian awal agar risiko keuntungan tetap optimal. Kata kunci: ayam broiler, evaluasi, kelayakan usaha, studi kasus
Copyrights © 2026