Telur merupakan komoditas pangan hewani yang memiliki nilai nutrisi tinggi dan mudah rusak (perishable food) sehingga membutuhkan penanganan yang tepat untuk menjaga kualitasnya. Secara umum, telur yang disimpan lebih dari 14 hari pada suhu ruang akan mengalami penurunan kualitas. Kajian literatur ini menelaah pengaruh ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava) sebagai pengawet alami terhadap kualitas telur, yang dievaluasi melalui perubahan mutu telur dengan indikator bobot telur, Haugh Unit, indeks putih telur, dan indeks kuning telur. Hasil berbagai penelitian menunjukkan bahwa perendaman telur dalam ekstrak daun jambu biji dapat memperlambat penurunan mutu. Senyawa bioaktif, khususnya tanin, membentuk lapisan pelindung pada kulit telur yang mengurangi penguapan, menekan keluarnya CO₂, dan menghambat penetrasi mikroorganisme. Meskipun demikian, efektivitas ekstrak daun jambu biji dipengaruhi oleh konsentrasi, durasi perendaman dan lama penyimpanan. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji berpotensi menjadi alternatif pengawet alami yang aman untuk mempertahankan mutu telur selama penyimpanan Kata kunci: daya simpan, ekstrak daun jambu, kualitas telur, pengawet alami
Copyrights © 2026