Keselamatan pasien di rumah sakit merupakan jaminan supaya pasien mendapatkan perawatan secara aman. Keselamatan pasien menjadi program utama yang harus diberikan oleh petugas kesehatan yang bekerja di rumah sakit karena sangat mempengaruhi kualitas pelayanan di rumah sakit. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa hubungan penerapan manajemen keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien di Instalasi Pelayanan Intensif Terpadu (IPIT). Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasional dengan metode pendekatan cross sectional dengan teknik sampling proporsional ramdom sampling dan jumlah sampel 51 tenaga Kesehatan. Pengumpulan data penerapan manajemen keselamatan pasien menggunakan Sasaran keselamatan pasien. Penerapan manajemen keselamatan pasien dalam kategori baik. Seluruh responden yang menjawab baik, sebagian besar responden sebanyak 35 (68,6%) melaporkan insiden rendah, sedangkan sebagian kecil 16 responden (31,4%) melaporkan insiden sedang. Berdasarkan perhitungan dengan uji statistic spearman rho diperoleh nilai sig = 0,047 sehinga kurang dari r = 0,05 maknanya ada hubungan yang signifikan antara penerapan manajemen keselamatan pasien dengan insiden keselamatan pasien di IPIT RS X. Kekuatan hubungan negative (-280) yang berarti penerapan keselamatan pasien semakin baik maka semakin rendah kejadian insiden keselamatan pasien. Perlu dilakukan upaya-upaya dalam meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit, diantaranya peningkatan kualifikasi SDM atau peningkatan pendidikan ke S1 Keperawatan lebih banyak dan evaluasi dan supervisi diruangan yang mencakup tentang keselamatan pasien di tingkatkan.
Copyrights © 2026