Skabies merupakan penyakit kulit menular yang sering terjadi di lingkungan pondok pesantren dan berkaitan dengan rendahnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara PHBS dengan kejadian skabies pada santri Pondok Pesantren Mamba’ul Ulum Tunjungmuli Purbalingga. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional dan teknik total sampling sebanyak 120 santri. Instrumen penelitian berupa kuesioner PHBS dan lembar observasi skabies. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas santri memiliki PHBS kategori sedang (79,2%). Skabies dialami oleh 39 santri (32,5%), sedangkan 81 santri (67,5%) tidak mengalami skabies. Uji Chi-Square menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya hubungan signifikan antara PHBS dan kejadian skabies. Kesimpulan: PHBS berhubungan dengan kejadian skabies; santri dengan PHBS rendah lebih berisiko mengalami infeksi. Peningkatan edukasi kesehatan dan penerapan PHBS diperlukan untuk mencegah penularan skabies.
Copyrights © 2026