Kesiapsiagaan kegawatdaruratan menjadi salah satu aspek penting yang perlu dimiliki oleh mahasiswa Keperawatan Anestesiologi, khususnya dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran. Namun, banyak mahasiswa yang belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Mengetahui pengaruh video edukasi APAR terhadap pengetahuan kesiapsiagaan kegawatdaruratan pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Unisa Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan pre-eksperimental berbentuk one group pretest-posttest design. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta angkatan 2024, dengan sampel sebanyak 74 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik probability sampling dengan proportionate stratified random sampling. Variabel bebas pada penelitian ini adalah video edukasi APAR dan variabel terikatnya adalah pengetahuan, yang diukur menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa berada pada kategori pengetahuan kurang dan sangat kurang sebelum diberikan intervensi video edukasi APAR. Setelah intervensi, mayoritas mahasiswa berada pada kategori baik dan sangat baik. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,000, yang menunjukkan perbedaan signifikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa Ada pengaruh video edukasi APAR terhadap pengetahuan kesiapsiagaan kegawatdaruratan pada mahasiswa Keperawatan Anestesiologi Unisa Yogyakarta.
Copyrights © 2026