HIV/AIDS tantangan kesehatan global signifikan, termasuk di Indonesia, dengan lebih dari 4.000 kasus di Sulawesi Tengah. Pengetahuan rendah dan perilaku berisiko di kalangan remaja berkontribusi pada infeksi, sehingga pendidikan kesehatan remaja perlu ditingkatkan untuk mencegah penularan. Penelitian ini adalah untuk diketahuinya hubungan antara pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada reamaja. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional bersifat cross sectional. Sampel yang digunakan sebanyak 85 responden dengan teknik pengambilan sampel melalui Proportional Stratified Random Sampling. Berdasarkan uji statistik dilakukan uji Fisher’s, didapatkan 64 responden dengan pengetahuan tinggi memiliki pencegahan baik (65,9%) dan 8 responden (9,4%) pencegahan kurang, dengan p-value 0,001 (p<0,005), menandakan hubungan signifikan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan HIV/AIDS. 66 memiliki sikap positif; 61 responden (71,8%) menunjukkan pencegahan baik. Uji Fisher,s, menunjukkan p-value 0,000 (p<0,005), menegaskan hubungan signifikan antara sikap dan perilaku pencegahan HIV/AIDS. Ada hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada remaja
Copyrights © 2026