Perkembangan era digital memberikan dampak signifikan terhadap pola belajar dan perilaku anak usia sekolah dasar. Di satu sisi, kemajuan teknologi membuka akses informasi yang luas, namun di sisi lain juga menimbulkan risiko terhadap pembentukan karakter, seperti menurunnya interaksi sosial, rendahnya disiplin, serta paparan konten negatif. Oleh karena itu, penguatan pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak, khususnya bagi anak-anak yang berada di lingkungan panti asuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai karakter anak melalui pendekatan pembelajaran interaktif dan berbasis pengalaman di Panti Asuhan Yayasan Pembangunan Masyarakat Sejahtera (YPMS), Tangerang Selatan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi menggunakan media audiovisual, pemutaran video edukatif animasi Nussa, permainan cerdas cermat, serta kegiatan reflektif berupa pohon harapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap nilai kejujuran, tanggung jawab, kerja sama, dan sikap saling menghormati. Anak-anak juga menunjukkan antusiasme, keberanian berpendapat, serta kemampuan mengaitkan nilai karakter dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, kegiatan ini memiliki keterbatasan pada durasi pelaksanaan dan evaluasi yang masih bersifat jangka pendek. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membentuk karakter anak melalui pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan bermakna, serta berpotensi menjadi model penguatan pendidikan karakter yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026