Industri manufaktur otomotif memiliki intensitas konsumsi energi listrik yang tinggi, khususnya pada proses pengecoran aluminium menggunakan mesin High Pressure Die Casting (HPDC). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja energi mesin Cold Chamber Aluminium High Pressure Casting (AHPC) 800T menggunakan indikator Specific Energy Consumption (SEC) berdasarkan data pengukuran lapangan aktual. Analisis dilakukan pada satu unit mesin AHPC 800T yang beroperasi pada shift pagi, dengan parameter kelistrikan meliputi daya, energi listrik, arus, dan tegangan. Hasil pengukuran menunjukkan total konsumsi energi listrik sebesar 141,25 kWh dengan output produksi 645 unit, sehingga diperoleh nilai SEC rata-rata sebesar 0,219 kWh/unit. Mesin beroperasi pada kisaran daya 20–25 kW saat produksi stabil dan masih mengonsumsi daya 1,4–2,2 kW pada kondisi idle. Analisis berbasis interval waktu menunjukkan bahwa nilai SEC cenderung meningkat pada fase start-up dan transisi proses, sedangkan pada kondisi produksi stabil nilai SEC relatif konsisten. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode SEC efektif digunakan sebagai indikator kinerja energi mesin HPDC dan dapat dijadikan baseline untuk identifikasi peluang peningkatan efisiensi energi.
Copyrights © 2025