Menurut data World Health Organization (WHO) (2022), diperkirakan bahwa 23 juta atau 1 dari 300 orang (0,32%) terkena skizofrenia di seluruh dunia. Indonesia memiliki jumlah pengidap skizofrenia terbanyak di dunia. Penderita skizofernia, jika dirinya memiliki koping yang bagus dalam menangani kekacauan jiwanya, penderita tidak akan mengalami stres yang berkepanjangan dan tidak mempengaruhi kemandiriannya dalam memenuhi Activity Daily Living (ADL). Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kemandirian Activity Daily Living (ADL) dengan kualitas hidup pada penderita skizofernia di UPT Puskesmas Air Tiris. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan desain penelitian Cross Sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24-31 Desember 2024 di UPT. Puskesmas Air Tiris. Sampel dalam penelitian ini seluruh penderita skizofernia yang rutin berobat di klaster 4 ruang konsultasi gizi, sanitarian berjumlah 87 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan Total Sampling. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji chi-square dan hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara antara kemandirian Activity Daily Living (ADL) dengan kualitas hidup pada penderita skizofernia di UPT Puskesmas Air Tiris dengan nilai p value = 0,002. Diharapkan kepada responden agar terus meningkatkan ketrampilan ataupun kemandirian Activity Daily Living (ADL), pertahankan kemampuan yang sudah baik, serta memperbanyak interaksi sosial sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.
Copyrights © 2026