p-Index From 2021 - 2026
1.704
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Alini Alini
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengaruh Teknik Slow Stroke Back Massage (SSBM) terhadap Penurunan Nyeri Kepala dan Tekanan Darah pada Lansia Penderita Hipertensi di Desa Batu Belah Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris Tahun 2022 Mahfuzah Mahfuzah; Alini Alini; Ridha Hidayat; Riski Kurniadi
Jurnal Ners Vol. 7 No. 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v7i1.8006

Abstract

Lansia merupakan individu yang telah memasuki usia 60 tahun ke atas. Semakin bertambahnya usia, fungsi fisiologis mengalami penurunan yang menimbulkan berbagai masalah kesehatan salah satunya adalah Hipertensi. Hipertensi merupakan suatu kondisi meningkatnya tekanan darah ditandai dengan adanya nyeri kepala. Adapun salah satu cara mengobati nyeri kepala dan menurunkan tekanan darah adalah dengan teknik slow stroke back massage, karena teknik slow stroke back massage ini menyebabkan .terjadinya pelepasan-endorfin, sehingga membatasi-jalan stimulus nyeri dan dapat meningkatkan peredaran darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik slow stroke back massage (SSBM) terhadap penurunan nyeri kepala dan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Batu Belah Wilayah Kerja Puskesmas Air Tiris tahun 2022. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest design. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 117 orang dengan jumlah sampel sebanyak 12 orang. Metode pengambilan sampel purposive sampling. Alat ukur yang digunakan adalah numeric rating scale, spignomanometer dan lembar observasi. Analisa yang digunakan adalah univariat dan bivariat menggunakan uji parametrik Paired Sample T-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh teknik slow stroke back massage terhadap penurunan nyeri kepala dan tekanan darah pada lansia  penderita hipertensi dengan nilai Sig.(2-tailed) 0,000 dengan rata-rata penurunan nyeri kepala 2,34 serta tekanan darah sistolik 30,84 dan diastolik 12,5. Diharapkan lansia dapat menggunakan teknik slow stroke back massage untuk menurunkan nyeri kepala dan tekanan darah penderita hipertensi.
Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya dengan Kesejahteraan Subjektif pada Siswa/i di SMAN 2 Kuok Dhita Hidayah; Alini Alini; Zurrahmi Z.R; Bri Novrika
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.30409

Abstract

Setiap individu mendambakan kesejahteraan subjektif untuk meningkatkan kualitas kehidupan sehari harinya, terutama bagi siswa yang seringkali dihadapkan pada keadaan yang sulit. Salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan subjektif ini adalah melalui dukungan sosial teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan subjektif pada siswa/i di SMAN 2 Kuok tahun 2024. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 75 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner yang dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan kesejahteraan subjektif dengan nilai p value = 0,001 (p ? 0,05). Diharapkan siswa dapat mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan subjektif dengan cara ikut terlibat dalam acara curhat sekolah, mengkomunikasikan perasaannya dalam berbagai situasi seperti perasaan menyenangkan, mempunyai harapan-harapan yang positif dalam proses belajar, masuk ke komunitas yang dia inginkan.
Hubungan Dukungan Teman Sebaya dengan Harga Diri pada Remaja di SMAN 1 Bangkinang Rika Febriana; Alini Alini; Nila Kusumawati; Bri Novrika
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.30410

Abstract

Pada masa remaja merupakan masa-masa sulit dimana remaja menghadapi masalah seperti harga diri rendah. Hal ini disebabkan oleh sikap, interaksi sosial, penghargaan dan penerimaan dari seseorang. Salah satu faktor yang mempengaruhi harga diri adalah dukungan teman sebaya. Bentuk dukungan yang diberikan seperti dukungan emosional, instrumental dan informasi. Jika remaja menerima dukungan dari teman sebaya maka remaja merasa berharga, mampu dan diterima oleh temannya sehingga harga diri akan meningkat. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan harga diri pada remaja di SMAN 1 Bangkinang. Metode penelitian yaitu metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian berjumlah 65 responden dengan menggunakan teknik stratified random sampling. Analisa data menggunakan chi square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan teman sebaya dengan harga diri dengan p value = 0,015 (p?0,05). Kesimpulan mayoritas responden dengan dukungan teman sebaya tinggi sebanyak  37 responden (56,9%) dan mayoritas responden dengan harga diri tinggi sebanyak 40 responden (61,5%). Diharapkan remaja dapat meningkatkan hubungan dengan teman sebaya, melakukan penilaian positif terhadap diri dan tidak menyalahkan diri jika terjadi masalah.
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Resiliensi Pada Narapidana di Lapas Kelas II A Bangkinang Kabupaten Kampar Chaterina Anjani; Alini Alini; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.42298

Abstract

Narapidana di lembaga pemasyarakatan mengalami keterbatasan gerak karena semua aktivitas diawasi petugas.Kondisi ini menyebabkan kehilangan kebebasan, tekanan, dan kekhawatiran akan masa depan, yang dapat memicustres selama menjalani hukuman. Resiliensi menjadi faktor penting untuk membantu narapidana mengelola emosi,menghadapi stres, dan beradaptasi dengan keterbatasan. Namun, tingkat resiliensi yang rendah membutuhkandukungan sosial untuk memperkuat kemampuan tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan dukungansosial dengan resiliensi pada narapidana di Lapas Kelas IIA Bangkinang Kabupaten Kampar. Desain penelitianadalah cross-sectional, dilakukan pada 16 November 2024 dengan sampel 91 narapidana melalui teknik totalsampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Social Support Index (SSI) dan Connor-Davidson ResilienceScale (CD-RISC). Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasilpenelitian menunjukkan 53 responden (58,2%) memiliki dukungan sosial kurang baik, dan 50 responden (54,9%)memiliki resiliensi buruk. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara dukungan sosial dan resiliensi (P-value0,036). Penelitian ini diharapkan mendorong narapidana menghadapi masalah secara positif dan meningkatkankemampuan beradaptasi selama di lembaga pemasyarakatan.Kata kunci : Dukungan Sosial, Narapidana, Resiliensi
Hubungan Bullying Verbal Dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja di SMAN 1 Kampar Dian Permata Rahmi; Alini Alini; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.42696

Abstract

Kasus bullying menimbulkan dampak negatif secara psikis pada pelaku dan korban. Masalah psikis yang dapat muncul pada pelaku yaitu rasa percaya diri yang tinggi dengan harga diri yang tinggi, sedangkan pada korban dapat menyebabkan kepercayaan diri rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Bullying Verbal dengan Kepercayaan Diri Pada Remaja di SMAN 1 Kampar. Penelitian menggunakan desain cross cetional dan dilakukan pada 19 – 30 November 2024 dengan jumlah sampel 92 siswa/i melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner bullying verbal dan kepercayaan diri. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square.Hasil univariat menunjukkan 46 responden (50,0%) mengalami bullying verbal dan 55 responden (59,8%) memiliki kepercayaan diri tinggi. Uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan antara bullying verbal dan kepercayaan diri (P Value 0,000). Diharapkan siswa/i SMAN 1 Kampar fokus pada kelebihan, bakat, dan hal positif dalam diri, serta ingat bahwa pendapat orang lain tidak mendefinisikan siapa diri anda. Siswa/i juga disarankan berbagi pengalaman dengan guru, orang tua, atau teman terpercaya untuk mendapatkan dukungan yang dapat meningkatkan kepercayaan diri.
Hubungan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Pandai Besi di Sentra Besi Desa Teratak Pretty Nanda Listiany; Alini Alini; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.43893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) dengan kejadian kecelakaan kerja di Sentra Besi Desa Teratak pada tahun 2024. Survei pendahuluan yang dilakukan pada 02 Oktober 2024 terhadap 10 pekerja menunjukkan bahwa seluruhnya tidak menggunakan APD lengkap sesuai standar yang ditetapkan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, dilakukan antara 22 Desember 2024 hingga 10 Januari 2025 terhadap 145 responden menggunakan metode total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 103 responden yang tidak patuh terhadap penggunaan APD, sebanyak 36 responden (35%) mengalami kecelakaan kerja ringan. Di sisi lain, 42 responden yang patuh terhadap penggunaan APD, 10 responden (23,8%) mengalami kecelakaan kerja berat. Berdasarkan uji statistik, nilai p (0,000) ≤ α (0,05) yang menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepatuhan penggunaan APD dengan kecelakaan kerja. Penelitian ini menyarankan agar para pekerja meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penggunaan APD guna mengurangi risiko kecelakaan kerja. Kata Kunci: Kecelakaan kerja, Kepatuhan APD, Sentra Besi Desa Teratak
Hubungan Kekerasan Verbal Orang Tua dengan Kepercayaan Diri pada Remaja di SMK Negeri 1 Bangkinang Kota Tahun 2025 dina ramadhani; Alini Alini; Zurrahmi Z.R
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46789

Abstract

Pada tahap remaja memiliki kebutuhan untuk diakui dan diterima oleh lingkungan sekitar terutama keluarga sehingga memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan diri. Tingkat kepercayaan diri seseorang memengaruhi cara ia menilai dan menghargai dirinya sendiri. Penilaian ini terbentuk melalui interaksi dengan lingkungan, perlakuan yang diterima dari orang lain, serta komentar atau pandangan yang diberikan orang lain tentang dirinya, yang kemudian menjadi dasar untuk menilai dirinya sendiri. Rendahnya tingkat kepercayaan diri salah satunya dipengaruhi oleh penggunaan kekerasan verbal dalam mendidik anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kekerasan verbal orang tua dengan kepercayaan diri pada remaja di SMK Negeri 1 Bangkinang Kota. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dan dilakukan pada 16 hingga 30 Januari 2025 dengan jumlah sampel 91 siswa/i melalui teknik stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kekerasan verbal orang tua dan kepercayaan diri. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Squre. Hasil univariat menunjukan 49 responden (53,8%) mengalami kekerasan verbal ringan dan 60 responden (65,9) memiliki kepercayaan diri tinggi. Uji Chi-Squre menunjukkan ada hubungan antara kekerasan verbal orang tua dengan kepercayaan diri (P Value 0,003). Penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi/pengetahuan mengenai indikasi kepercayaan diri. Kata Kunci: Kekerasan Verbal Orang Tua, Kepercayaan Diri, Remaja
Hubungan Hardiness dengan Burnout pada Guru Sekolah Dasar di SD Muhammadiyah 019 Bangkinang Friska Elvita; Alini Alini; Zurrahmi Z.R; Bri Novrika
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.46840

Abstract

Profesi guru, khususnya di tingkat sekolah dasar, memiliki tantangan tersendiri yang dapat memicu tekanan psikologis tinggi. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan burnout yaitu kondisi kelelahan emosional baik secara mental maupun fisik, akibat tuntutan pekerjaan yang berat dan terus-menerus. Disisi lain, hardiness merupakan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan dan mengubah stres negatif menjadi tantangan yang dapat dikelola. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan hardiness dengan burnout pada guru sekolah dasar di SD Muhammadiyah 019 Bangkinang. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dan dilakukan pada 17-19 Maret 2025 dengan jumlah sampel 161 guru melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner hardiness dan kuesioner burnout. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil univariat menunjukkan 81 responden (50,3%) mengalami hardiness tinggi dan 95 responden (59,0%) mengalami burnout ringan. Uji Chi-Square menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara hardiness dengan burnout pada guru sekolah dasar di SD Muhammadiyah 019 Bangkinang dengan p value sebesar 0,003 ≤ Alpha (0,05). Penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi/referensi mengenai indikasi burnout.
Hubungan Pengetahuan Tentang Bullying dengan Perkembangan Sosial-Emosi Anak di Sd Muhammadiyah Bangkinang Nia Aprilla; Elvira Harmia; Alini Alini
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.49265

Abstract

Bullying terjadi karena adanya perbedaan antara anak satu dengan anak yang lainnya. Efek bullying dapat mempengaruhi psikologis anak, fisik dan dapat mempengaruhi akademik anak tersebut. Bullying bisa terjadi di lingkungan sekolah maupun lingkungan sekitar anak berada. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang bullying dengan perkembangan sosial-emosi anak di SD Muhammadiyah Bangkinang. Desain penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif analitik, dengan menggunakan metode pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa dan siswi di SD Muhammadiyah Bangkinang yang berjumlah 623 orang dengan sampel sebanyak 86 orang dengan teknik pengambilan sampel statifief random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan yaitu berupa kuesioner. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisa univariat dan bivariat. Hasil penelitian didapatkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan dengan perkembangan emosi sosial terhadap bullying pada siswa SD Muhammadiyah Bangkinang dengan p value 0,002. Diharapkan kepada pihak sekolah dapat memberikan program antisipasi agar tidak terjadi bullying di sekolah, guru lebih mengawasi dan lebih menjelaskan tentang bullying dan efek bullying kepada anak.
Peer Support, Stigma dan Kesehatan Mental: Studi Tentang Dampak Psikologis Pada Orang Dengan Koinfeksi TB-HIV di RSU Jayapura Eva Sinaga; Agnes Angelita Suyanto; Alfian Bayu Indrawan; Alini Alini; Dwi Kartika Jayanti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.55204

Abstract

Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional, dengan koinfeksi TB-HIV yang menimbulkan kondisi klinis kompleks serta memperberat perjalanan penyakit akibat pengobatan jangka panjang, efek samping obat, dan ketidakpatuhan terapi. Selain tantangan klinis, OD-TB/HIV juga menghadapi beban psikososial yang signifikan, terutama stigma, yang berdampak pada kesehatan mental. Peer support berpotensi mengurangi stigma dan meningkatkan kesejahteraan psikologis. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan peer support dan stigma dengan kesehatan mental OD-TB/HIV melalui desain kuantitatif korelasional cross-sectional di RSU Jayapura. Sampel terdiri dari 35 OD-TB/HIV yang menjalani pengobatan, dengan pengumpulan data menggunakan kuesioner demografi, stigma TB dan HIV, serta SRQ-20, yang dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan OD-TB/HIV didominasi oleh laki-laki, berusia dewasa awal, ekonomi rendah, pendidikan menengah dengan lama pengobatan 3-6 bulan. Dukungan teman sebaya yang kurang optimal serta tingginya stigma TB dan HIV berhubungan signifikan dengan gangguan kesehatan mental pada OD-TB/HIV. Dukungan sebaya berperan sebagai faktor protektif terhadap kesehatan mental, sedangkan stigma TB dan HIV menjadi faktor risiko yang memperburuk kondisi psikologis. Penguatan program peer support dan integrasi skrining kesehatan mental perlu menjadi bagian dari layanan komprehensif TB-HIV untuk meningkatkan kualitas hidup OD-TB/HIV.