SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA
Vol. 6 No. 2 (2026)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERSTRUKTUR UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR MURID PADA MATERI EKOLOGI DAN KEANEKARAGAMAN HAYATI

Mardianti, Audrey (Unknown)
Widodo, Wahono (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Mar 2026

Abstract

Low student motivation in ecology and biodiversity is a major obstacle in achieving optimal science competency at the junior high school level. This study aims to evaluate the effectiveness of the structured inquiry model in addressing this issue through a quasi-experimental method with a one-group pre-test post-test design. The study subjects involved thirty-one seventh-grade students at SMPN 61 Surabaya. The study procedure included administering a motivation questionnaire before and after treatment to accurately measure the impact of the intervention. The main findings showed a significant increase in motivation, where the average score increased from 57 in the pretest to 88 in the posttest. The Normalized Gain score of 0.71 placed this result in the high category, with details of 13 students experiencing a high increase and 18 students in the medium category. Based on the results of the data analysis, the indicators of satisfaction and self-confidence showed the highest performance compared to other motivational aspects. It can be concluded that the implementation of the structured inquiry learning model has proven very effective in increasing student enthusiasm and active participation in exploring ecological concepts in depth. This model is recommended as a highly relevant instructional strategy to strengthen the foundation of students' independent learning through a series of directed, systematic, and meaningful discovery stages at the junior high school level in the future. ABSTRAK Rendahnya motivasi belajar siswa pada materi ekologi dan keanekaragaman hayati menjadi kendala utama dalam mencapai kompetensi IPA yang optimal di jenjang SMP. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas model inkuiri terstruktur dalam mengatasi masalah tersebut melalui metode eksperimen semu dengan desain satu kelompok tes awal tes akhir. Subjek penelitian melibatkan tiga puluh satu siswa kelas tujuh di SMPN enam puluh satu Surabaya. Prosedur penelitian mencakup pemberian angket motivasi sebelum dan sesudah perlakuan untuk mengukur dampak intervensi secara akurat. Temuan utama menunjukkan adanya peningkatan motivasi yang signifikan, di mana nilai rata rata meningkat dari angka 57 saat pretest menjadi 88 pada tahap posttest. Perolehan skor Gain Ternormalisasi sebesar 0,71 menempatkan hasil ini dalam kategori tinggi, dengan rincian 13 siswa mengalami peningkatan tinggi dan 18 siswa lainnya berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil analisis data, indikator kepuasan dan kepercayaan diri menunjukkan performa tertinggi dibandingkan aspek motivasi lainnya. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri terstruktur terbukti sangat efektif untuk meningkatkan antusiasme serta partisipasi aktif siswa dalam mengeksplorasi konsep ekologi secara mendalam. Model ini direkomendasikan sebagai strategi instruksional yang sangat relevan untuk memperkuat fondasi belajar mandiri siswa melalui serangkaian tahapan penemuan yang terarah, sistematis, dan bermakna pada jenjang sekolah menengah pertama di masa depan.  

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

science

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan matematika dan ...