Rendahnya kapasitas pengelola keuangan koperasi di tingkat desa yang berdampak pada tata kelola keuangan yang kurang transparan, perencanaan anggaran yang lemah, dan keterbatasan pemanfaatan teknologi sederhana untuk pencatatan. Tujuan pengabdian adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Sumber Daya Manusia (SDM) pengelola koperasi dalam pencatatan keuangan, penyusunan laporan, penganggaran, serta penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas sehingga koperasi mampu beroperasi lebih efektif dan berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi workshop interaktif, pelatihan praktik pencatatan manual dan digital sederhana, serta sesi pendampingan dan konsultasi langsung selama kegiatan. Peserta terdiri dari pengurus koperasi desa yang mewakili wilayah dari Sabang sampai Merauke, sehingga pendekatan materi disesuaikan dengan konteks lokal dan variasi kapasitas awal peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep dasar akuntansi koperasi, kemampuan menyusun laporan keuangan sederhana, dan kesiapan menerapkan sistem pencatatan yang lebih rapi. Rekomendasi yang diajukan meliputi tindak lanjut berupa pendampingan berkala, penyediaan modul panduan praktis, serta penguatan jejaring antar koperasi untuk berbagi praktik baik demi meningkatkan keberlanjutan dan kemandirian ekonomi lokal.
Copyrights © 2026