Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui sejarah lahirnya Madrasah Nizamiyah, tujuan pendidikan Madrasah Nizamiyah dan untuk mengetahui sistem pendidikan dan metode Madrasah Nizamiyah. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi lapangan dimana data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Madrasah Nizamiyah merupakan tonggak penting dalam sejarah pendidikan Islam yang didirikan oleh Nizam al-Mulk, wazir Dinasti Saljuk, pada tahun 459 H/1067 M. Meskipun bukan madrasah pertama dalam sejarah Islam, Nizamiyah menjadi madrasah pertama yang diorganisasi secara resmi oleh negara dan berorientasi pada mazhab Sunni, khususnya Syafi’i dan Asy’ariyah. Tujuan utama pendirian Madrasah Nizamiyah adalah mencetak ulama- ulama Sunni untuk melawan pengaruh Syi’ah, menyediakan guru-guru Sunni yang kompeten dan membentuk aparatur pemerintahan Sunni di bidang hukum dan administrasi. Materi pelajaran didominasi oleh ajaran keagamaan Sunni dengan metode pengajaran yang meliputi metode lisan, ceramah, dikte, bacaan, diskusi dan metode hafalan. Pendidikan di Madrasah Nizamiyah bersifat terstruktur, didanai negara, dan terintegrasi dengan kepentingan politik dan agama. Hal ini menjadikannya model madrasah yang paling berpengaruh dalam sejarah Islam klasik dan menjadi dasar bagi sistem pendidikan madrasah di dunia Islam selanjutnya.
Copyrights © 2026