Tim rescue merupakan kelompok profesi dengan paparan risiko tinggi yang berpotensi mengalami stres kerja akibat intensitas tuntutan tugas serta keterlibatan langsung dalam situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas program psikoedukasi manajemen stres sebagai intervensi promotif dan preventif dalam meningkatkan pemahaman serta keterampilan pengelolaan stres. Rancangan penelitian menggunakan desain pretest posttest pada sejumlah anggota tim rescue yang mengikuti sesi psikoedukasi disertai diskusi reflektif. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor pada pengukuran setelah intervensi dibandingkan sebelum intervensi, yang mengindikasikan bertambahnya pemahaman terkait konsep stres dan strategi coping adaptif. Selain itu, partisipan memperlihatkan peningkatan kesadaran diri terhadap indikator stres serta kesiapan untuk mengimplementasikan teknik pengelolaan stres secara aplikatif. Temuan ini menunjukkan bahwa psikoedukasi manajemen stres berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan kesehatan mental dan memperkuat kapasitas coping adaptif pada tim rescue.
Copyrights © 2026