Transformasi digital telah membawa perubahan besar dalam cara mahasiswa Gen Z mempelajari bahasa Inggris di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana mahasiswa memaknai pengalaman belajar melalui berbagai platform digital serta memahami motivasi, strategi, tantangan, dan dampak penggunaan teknologi terhadap perkembangan kemampuan bahasa Inggris mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara terhadap dua mahasiswa Universitas Djuanda yang secara aktif memanfaatkan media digital dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform seperti YouTube, TikTok, Duolingo, Grammarly, Google Translate, dan podcast menjadi sumber belajar utama karena sifatnya yang fleksibel, multimodal, dan mudah diakses. Mahasiswa mengalami peningkatan kemampuan terutama pada aspek listening, vocabulary, dan speaking, meskipun masih menghadapi hambatan berupa distraksi digital, rendahnya konsistensi, serta kurangnya struktur pembelajaran. Dukungan dosen dan institusi membantu proses belajar, namun sistem pembelajaran digital kampus dinilai belum terintegrasi secara optimal. Penelitian ini menegaskan bahwa pembelajaran bahasa Inggris ke depan akan semakin bergerak ke arah digital dan berbasis kecerdasan buatan, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif dan sesuai karakteristik Gen Z.
Copyrights © 2026