Simple present tense merupakan salah satu struktur dasar bahasa Inggris yang keberadaannya tidak dapat dibantah karena menjadi alat utama dalam menyampaikan fakta, kebiasaan, dan informasi yang bersifat tetap. Namun, dalam praktik pembelajaran dan komunikasi, penggunaannya masih sering menimbulkan kesalahan, terutama bagi mahasiswa yang masih berada pada tahap penguasaan dasar bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran simple present dalam komunikasi bahasa Inggris serta mengidentifikasi kendala penggunaannya oleh pembelajar. Metode penelitian menggunakan wawancara terhadap dua orang mahasiswa program studi Pendidikan Sekolah Dasar untuk menggali pemahaman, pengalaman komunikasi, dan masalah yang sering mereka hadapi. Hasil kajian menunjukkan bahwa simple present membantu mahasiswa menyampaikan rutinitas dan pendapat secara jelas, tetapi mereka masih mengalami kesulitan dalam memilih bentuk kata kerja yang benar serta memahami konteks penggunaannya. Selain itu, wawancara mengungkap bahwa kurangnya latihan praktik menjadi salah satu faktor utama kesalahan berulang. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih aplikatif, pemberian contoh kontekstual, serta peningkatan latihan komunikasi agar mahasiswa mampu menggunakan simple present secara tepat dalam interaksi sehari-hari.
Copyrights © 2026