Kemampuan listening merupakan salah satu keterampilan dasar yang penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris, terutama bagi mahasiswa sebagai calon pengguna bahasa di konteks akademik maupun profesional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas latihan pemahaman mendengar berbasis audio-visual dalam meningkatkan kemampuan listening mahasiswa. Metode yang digunakan yaitu wawancara dan juga studi kasus. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mahasiswa lebih menyukai penggunaan media audio-visual dibandingkan hanya audio karena kombinasi suara dan gambar dianggap lebih mudah membantu memahami konteks, menangkap makna ujaran, serta mempelajari kosakata baru. Responden juga menyatakan bahwa video, film, dan konten visual lainnya memberikan pengalaman belajar yang lebih alami dan menarik. Selain itu, media audio-visual mampu membangun suasana belajar yang lebih interaktif dan meningkatkan motivasi mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Secara keseluruhan, latihan listening berbasis media audio-visual terbukti lebih efektif dalam menunjang pemahaman, retensi informasi, serta keterlibatan belajar mahasiswa. Temuan ini memperlihatkan bahwa pemanfaatan media audio-visual dapat menjadi strategi yang relevan dan adaptif dalam meningkatkan keterampilan listening dalam pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026