Kemampuan speaking bahasa Inggris merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesiapan menghadapi dunia kerja di era globalisasi dan digitalisasi, kenyataannya masih banyak mahasiswa yang mengalami hambatan mengembangkan kemampuan tersebut, seperti keterbatasan kosakata, kesulitan pelafalan, rendahnya kepercayaan diri, serta kecemasan saat berbicara. Penelitian ini bertujuan mengkaji peningkatan pemahaman dan kemampuan speaking bahasa Inggris di kalangan mahasiswa dan mengidentifikasi faktor-faktor mendukung serta menghambat proses pembelajarannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data mencakup wawancara terhadap mahasiswa semester 1 yang berfokus pada persepsi pentingnya speaking, pengalaman latihan berbicara, peran dosen, dukungan lingkungan kampus, pemanfaatan teknologi, serta kegiatan pendukung seperti English Club. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk menemukan pola dan tema utama yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang kemampuan speaking sebagai kompetensi krusial untuk komunikasi akademik dan profesional, di mana latihan rutin, penggunaan bahasa Inggris dalam situasi nyata, dukungan dosen yang suportif, serta pemanfaatan teknologi dan kegiatan ekstrakurikuler berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kelancaran berbicara dan kepercayaan diri. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah subjek dan belum mengkaji dampak jangka panjang, sehingga penelitian selanjutnya cakupan lebih luas dan pendekatan berkelanjutan sangat disarankan.
Copyrights © 2026