Penelitian ini mengkaji efisiensi dari kitosan dan tawas sebagai koagulan untuk pengolahan air gambut. Dosis dan pH optimum koagulasi ditentukan berdasarkan penurunan turbiditas dan kadar senyawa organik dalam air gambut setelah dikoagulasi dengan kitosan dan tawas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis optimum untuk kitosan sebesar 5 mg/L dan tawas sebesar 15 mg/L dengan penurunan turbiditas sebesar 81,91% dan 76,28%. Koagulasi oleh kitosan dan tawas dipengaruhi oleh pH, dimana koagulasi oleh kitosan berlangsung optimum pada pH 8 dengan penurunan turbiditas sebesar 83,36%. Untuk tawas, pH optimum koagulasi adalah pada pH 7 dengan penurunan turbiditas sebesar 88,02%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tawas lebih efektif dibandingkan dengan kitosan dalam menurunkan kadar senyawa organik pada air gambut.
Copyrights © 2026