Pembelajaran matematika di Sekolah Dasar (SD) hingga kini masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks dan berlapis. Permasalahan tersebut tidak hanya disebabkan oleh rendahnya motivasi dan minat belajar siswa, tetapi juga karena keterbatasan kompetensi pedagogis guru, minimnya inovasi dalam pendekatan pembelajaran, serta hambatan dalam penerapan teknologi pendidikan. Studi literatur yang mendalam ini dirancang untuk menemukan faktor-faktor yang menghalangi proses belajar matematika di sekolah dasar dan juga mengevaluasi pentingnya penerapan inovasi pedagogik serta teknologi dalam lingkungan pendidikan dasar. Penelitian ini menerapkan pendekatan tinjauan literatur sistematis dengan mengevaluasi berbagai hasil studi dari publikasi jurnal baik nasional maupun internasional yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2025. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tantangan dalam belajar matematika berasal dari empat aspek utama, yaitu elemen siswa, pengajar, teknologi, dan sistem pendidikan. Rendahnya motivasi dan kepercayaan diri siswa, keterbatasan profesionalisme guru dalam memanfaatkan pendekatan pedagogis yang inovatif, serta kurangnya dukungan teknologi menjadi penyebab utama lemahnya efektivitas pembelajaran. Sebaliknya, metode pengajaran seperti pembelajaran berbasis masalah, pendidikan matematika realistis, dan pembelajaran berbasis penelusuran terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dan semangat belajar siswa. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi teknologi pendidikan seperti virtual manipulatives dan platform digital pembelajaran matematika menjadi sangat penting untuk mendukung proses belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Oleh karena itu, kesimpulan dari studi ini menawarkan saran kepada guru, pembuat kebijakan, dan peneliti untuk meningkatkan kolaborasi antara metode pengajaran dan teknologi dalam pendidikan matematika di tingkat sekolah dasar.
Copyrights © 2026