ABSTRAK Tanaman kecombrang (Etlingera elatior) memiliki potensi besar sebagai sumber antioksidan alami yang bermanfaat bagi kesehatan lansia, namun pemanfatannya oleh masyarakat di Desa Sempalwadak masih terbatas karena kurangnya pengetahuan mengenai cara pengolahan dan khasiatnya. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan kader kesehatan melalui edukasi dan pelatihan pemanfaatan tanaman kecombrang sebagai upaya peningkatan status kesehatan lansia. Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan melalui metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi yang terbagi dalam tiga kali pertemuan. Evaluasi tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test. Hasil kegiatan ini diikuti secara antusias oleh kader kesehatan desa Sempalwadak dengan tingkat kehadiran 90% dari total kader kesehatan 40, yaitu 36 kader pada pertemuan pertama, tingkat kehadiran 42,5% yaitu 17 kader pada pertemuan kedua, dan tingkat kehadiran 45% yaitu 18 kader pada pertemuan ketiga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan sebesar 62,29%. Rata-rata nilai pengetahuan kader meningkat dari 5,18 pada saat pre-test menjadi 8,44 pada saat post-test. Kesimpulan pemberdayaan yang dilakukan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman kader kesehatan mengenai manfaat tanaman kecombrang bagi kesehatan lansia. Diharapkan kader kesehatan dapat meneruskan informasi tersebut kepada para lansia dan masyarakat luas di Desa Sempalwadak untuk mendukung pemanfaatan tanaman kecombrang bagi kesehatan. Kata Kunci: Kader Kesehatan, Kecombrang, Lansia, Sempalwadak, Pengetahuan. ABSTRACT The torch ginger plant (Etlingera elatior) has great potential as a source of natural antioxidants that are beneficial for the health of the elderly, but its utilization by the community in Sempalwadak Village is still limited due to a lack of knowledge regarding processing methods and its benefits. The purpose of this community service activity aims to empower health cadres through education and training on the use of torch ginger plants as an effort to improve the health status of the elderly. The implementation of community service is carried out through lectures, discussions, and demonstrations which are divided into three meetings. Evaluation of the level of knowledge is carried out using pre-test and post-test instruments. The results of this activity were followed enthusiastically by the health cadres of Sempalwadak village with an attendance rate of 90% of the total 40 health cadres, namely 36 cadres at the first meeting, an attendance rate of 42.5% (17 cadres) at the second meeting, and an attendance rate of 45% (18 cadres) at the third meeting. The evaluation results show a significant increase in knowledge of 62.29%. The average knowledge score of cadres increased from 5.18 at the pre-test to 8.44 at the post-test. The empowerment program proved effective in increasing the understanding of health cadres regarding the benefits of the torch ginger plant for elderly health. It is hoped that health cadres will share this information with the elderly and the wider community in Sempalwadak Village to support the use of torch ginger for health. Keywords: Health Cadres, Torch Ginger, Elderly, Sempalwadak, Knowledge.
Copyrights © 2026