ABSTRAK Malaria asimptomatik adalah orang yang terkena malaria tapi tidak menunjukkan gejala demam atau gejala akut lainnya dan belum menerima perawatan antimalaria. Malaria asimptomatik terdapat didaerah endemisitas rendah atau tinggi. Peran Pengidap malaria asimptomatik sebagai Sillent reservoir, yang terus berperan mempertahankan penularan malaria karena mereka bertahan lama pada tubuh dalam bentuk gametosit terpendam dan berpotensi menular kenyamuk Anopheles. Menambah pengetahuan tentang cara mengenali, mencegah dan menangani malaria Asimtomatik. Eksperimen, pendekatan Pre- experimental design dengan Onegroup pretest-posttest design. Peneliti menggunakan desain untuk mengetahui pengaruh. Analisa uji pengaruh menggunakan Paired samples T Test. Pretest masyarakat Sebagian besar pengetahuan kurang sebanyak 76%. Posttest masyarakat memiliki pengetahuan baik 100%, Table paired samples T test nilai signifikansi 2 tail = 0.000, kurang dari 0.05, menunjukkan ada perbedaan signifikan variabel awal dan akhir, artinya pretest dan posttest menunjukkan pengaruh bermakna terhadap perlakukan yang diberikan. Peningkatan pengetahuan tentang Kenali, Cegah Dan Atasi malaria Asimtomatik Di Warga Binaan GMAHK Daerah Misi Papua Jemaat Kolayinuk Koya Kosso. Edukasi Masyarakat dalam Upaya Bersama Kenali, Cegah Dan Atasi malaria Asimtomatik Di Warga Binaan GMAHK uh Daerah Misi Papua Jemaat Kolayinuk Koya Koso sangat dibutuhkan masyarakat untuk membantu mereka agar dapat mengenali, mencegah Dan mengatasi malaria Asimtomatik. Kata Kunci: Pengetahuan, Pendidikan Kesehatan, Malaria Asimtomatik, Koya Kosso. ABSTRACT Asymptomatic malaria is a person who has malaria but does not show fever or other acute symptoms and has not received antimalarial treatment. Asymptomatic malaria occurs in areas of low or high endemicity. The role of asymptomatic malaria sufferers as silent reservoirs, which continue to play a role in maintaining malaria transmission because they survive for a long time in the body in the form of latent gametocytes and have the potential to be transmitted by Anopheles mosquitoes. Increase knowledge about how to recognize, prevent and treat asymptomatic malaria. Method: Experiment, Pre-experimental design approach with One group pretest-posttest design. Researchers use design to determine influence. Analysis of the influence test using Paired samples T Test. Community pretest Most of the knowledge was lacking at 76%. Posttest the community had 100% good knowledge, Table paired samples T test significance value 2 tail = 0.000, less than 0.05, indicating there was a significant difference in the initial and final variables, meaning that the pretest and posttest showed a significant influence on the treatment given. Increased knowledge about Recognizing, Preventing and Treating Asymptomatic Malaria in Residents Assisted by GMAHK Papua Mission Area Kolayinuk Koya Kosso Congregation. Community Education in Joint Efforts to Recognize, Prevent and Overcome Asymptomatic Malaria in Residents Assisted by GMAHK uh Papua Mission Area Kolayinuk Koya Koso Congregation is really needed by the community to help them to recognize, prevent and overcome Asymptomatic Malaria. Keywords: Knowledge, Health Education, Asymptomatic Malaria, Koya Kosso
Copyrights © 2026