Kemiskinan merupakan permasalahan pembangunan yang berkaitan erat dengan kualitas sumber daya manusia, khususnya pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Angka Harapan Lama Sekolah (AHLS) laki-laki terhadap jumlah penduduk miskin di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder runtun waktu (time series) periode 2014-2024 yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS). Populasi sekaligus sampel penelitian ini adalah seluruh data nasional AHLS laki-laki dan jumlah penduduk miskin selama periode pengamatan. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier sederhana dengan data yang ditransformasikan ke dalam logaritma natural dan diolah menggunakan perangkat lunak SPSS, didahului oleh uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AHLS berpengaruh negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk miskin dengan koefisien regresi sebesar -2,063 dan tingkat signifikansi 0,006. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,546 menunjukkan bahwa 54,6 persen variasi jumlah penduduk miskin dapat dijelaskan oleh AHLS laki-laki. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan pendidikan laki-laki berperan penting dalam upaya pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.
Copyrights © 2026