Materi Hidrolisis garam kerap dianggap sulit dan menjadi sumber miskonsepsi karena peserta didik belum memahami konsep hingga level submikroskopik. Penelitian ini ditujukan guna mengetahui pengaruh media pembelajaran terintegrasi Augmented Reality terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI Fase F di SMAN 1 Kec. Kapur IX. Metode yang dipergunakan ialah quasi-experiment dan desain the pretest-posttest nonequivalent group, melibatkan dua kelas: XI-F1 (kontrol) dan XI-F2 (eksperimen). Instrumen penelitian berupa 22 soal pilihan ganda. Analisis data menunjukkan distribusi normal dan varians homogen, sehingga dilakukan uji-t. Hasil menunjukkan nilai thitung (6,6) ttabel (1,672) dan Sig. (2-tailed) = 0,000 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, media terintegrasi Augmented Reality terbukti berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi hidrolisis garam.
Copyrights © 2025