Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dari pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pengangguran, dan pertumbuhan penduduk terhadap kemiskinan. Penelitian ini menggunakan instrumen data sekunder yang diperoleh dari BPS. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi data panel (CEM, FEM, REM) melalui aplikasi EViews. Analisis dilakukan pada data 34 provinsi selama periode 2020–2024 dengan tahapan uji pemilihan model. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia. Variabel Pendidikan dan Pengangguran berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia. Lalu, Variabel pertumbuhan penduduk berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan di Indonesia 2020-2024. Secara Bersama-sama dapat dilihat variabel pertumbuhan ekonomi, pendidikan, pengangguran, dan pertumbuhan penduduk berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Sehingga Memberikan bukti empiris yang dapat menjadi dasar perumusan kebijakan pengentasan kemiskinan yang lebih inklusif dan berbasis data. Dimana adanya efektivitas bantuan pemerintah saat covid dalam melindungi kelompok miskin saat guncangan besar menimpa ekonomi. Hal ini menyoroti pentingnya pertumbuhan inklusif dan pendidikan dalam menurunkan tingkat kemiskinan pasca krisis. Keterbatasan dalam penelitian ini terbatas pada faktor ekonomi, pendidikan, pengangguran, dan pertumbuhan penduduk saja, faktor lain yang berpotensi mempengaruhi kemiskinan seperti: tingkat partisipasi angkatan kerja informal belum dimasukkan dalam model analisis ini.
Copyrights © 2026