Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Islamic Social Responsibility (ISR) dan Islamic Corporate Governance (ICG) terhadap kinerja keuangan pada Bank Umum Syariah di Indonesia yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory research untuk menguji hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Bank Umum Syariah yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selama periode 2020–2024. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah observasi sebanyak 55 data. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan bank syariah. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi data panel dengan bantuan perangkat lunak EViews melalui pemilihan model Random Effect Model (REM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islamic Social Responsibility tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, begitu pula Islamic Corporate Governance tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia. Secara simultan, ISR dan ICG juga tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap ROA. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik tanggung jawab sosial dan tata kelola perusahaan berbasis syariah belum menjadi faktor utama dalam meningkatkan profitabilitas bank syariah selama periode penelitian, meskipun keduanya tetap memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan dan legitimasi industri perbankan syariah.
Copyrights © 2026