Obesitas merupakan permasalahan kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang terus meningkat di negara maju maupun berkembang. Obesitas diklasifikasikan menjadi dua yaitu obesitas secara umum dan obesitas sentral. Obesitas sentral merupakan kondisi lemak yang berlebih disertai penumpukan lemak visceral di area perut bagian sentral atau tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsumsi minuman manis, asupan zat gizi makro dan aktivitas fisik dengan obesitas sentral. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan di 5 Posbindu wilayah kerja Puskesmas Telukjambe dengan sampel penelitian sebesar 80 responden menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Kendall’s Tau. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa adanya hubungan antara konsumsi minuman manis (p=0,047), asupan energi (p=0,025), asupan lemak (p=0,004), asupan karbohidrat (p=0,003) dan aktivitas fisik (p=0,000) dengan obesitas sentral. Tidak terdapat hubungan antara asupan protein dengan obesitas sentral (p=0,806). Hasil ini menunjukkan bahwa konsumsi minuman manis, asupan zat gizi makro, serta tingkat aktivitas fisik berperan penting terhadap kejadian obesitas sentral dan perlu menjadi perhatian dalam upaya pencegahan.
Copyrights © 2026