Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana praktik manajemen sumber daya manusia hijau (HRM) dan kinerja organisasi berdampak pada keberlanjutan bisnis, dengan kerja tim sebagai variabel mediasi pada PT SHA Solo. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan desain kausal. Data diperoleh melalui pembagian survei kepada 115 karyawan yang dipilih dengan menggunakan metode sampling purposive. Hubungan antara variabel, baik langsung maupun tidak langsung. Hasil studi menunjukkan bahwa praktik Green HRM dan kinerja organisasi berdampak positif dan besar pada keberlanjutan bisnis. Praktik Green HRM juga berpengaruh positif terhadap kerja tim, sementara kinerja organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kerja tim. Selain itu, kerja tim terbukti berpengaruh terhadap keberlanjutan perusahaan dan mampu memediasi pengaruh kinerja organisasi terhadap keberlanjutan perusahaan, namun tidak memediasi pengaruh Green HRM terhadap keberlanjutan perusahaan. Temuan ini menegaskan bahwa keberlanjutan perusahaan dipengaruhi oleh integrasi kebijakan SDM berbasis lingkungan, kinerja organisasi yang baik, serta dukungan mekanisme sosial internal berupa kerja tim yang efektif.
Copyrights © 2026