Penelitian ini mengkaji inovasi dan kreatifitas seorang guru musik tunanetera dalam memberikan metode pembelajaran Sulim Batak Toba terhadap para penyandang disabilitas netra di kota medan Jl. Karya Wisata No 06 medan Johor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode pengumpulan data observasi lapangan, studi Pustaka, dan wawancara narasumber bersmaa saudara Yohanes Dirja Berutu, S.Sn. Teori yang digunakan adalah teori pembelajaran yang dikemukakan oleh Sumiati dan Asra, serta teori Learning bye musik yang di kemukakan oleh E Edwin Gordon. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa inovasi dari guru musik di Panti Asuhan Karya Murni terdapat pada konsep pelaksanaan pembelajaran yang dibagi menjadi lima fase yakni: fase perkenalan instrumen musik, fase teknik dasar permainan, fase memainkan lagu, fase improvisasi, dan fase finishing, yang dikombinasikan dengan empat metode pembelajaran yakni: metode ceramah, medemonstrasi, penugasan, dan metode kooperatif. Sedangkan kreatifitasnya terdapat pada metode kontemporer yang belum pernah diterapkan oleh guru musik lain yakni dengan memanfaatkan kemasan botol aqua yang sudah kosong ketika belajar meniup Sulim Batak Toba.Kata Kunci: Metode Belajar Sulim, Disabilitas Netra, Inovasi Guru Musik
Copyrights © 2026